PENAWAR TAMA (HL) Wakil Bupati Tulang Bawang, Heri Wardoyo, S.H., meninjau pelaksanaan program Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK) tahun 2014 di sejumlah kampung dalam wilayah Kecamatan Penawar Tama Selasa pekan lalu.
Pada kesempatan itu, wakil bupati didampingi kepala BPMPK Tuba Hamami Ria, Kabid Pemerintahan Kampung Suhardi, camat Penawartama dan sejumlah pejabat lain.
Monitoring diawali dari Kampung Dwimulyo, Sidomulyo, Tritunggal Jaya, Bogatama dan Pulau Gadung serta sejumlah kampung lain.
Di setiap kampung, wakil bupati berdialog dengan warga yang sedang bergotong royong sebagai bentuk swadaya dalam pelaksanaan program GSMK. Heri yang juga mantan wartawan sebuah surat kabar harian ini dengan ramah warga yang sedang bergotong royong.
Di setiap kampung, monitoring hanya berlangsungsekitar setengah jam dan bupati berpesan kepada ketua Pokmas (kelompok masyarakat) melaksanakan program GSMK dengan baik agar dapat bertahan lama.
Sehari sebelumnya, Hamami Ria, mengatakan sudah 84 kampung yang telah mencairkan dana GSMK termin kedua. Sedangkan sisanya sedang dalam proses dan beberapa kampung belum mengajukan.
“Untuk Kecamatan Penawar Tama (14 kampung) dan Gedungaji Baru (9 kampung) semua kampung sudah mencairkan dana termin kedua,” terangnya.
Dia membantah terjadinya keterlambatan pencairan dana termin kedua seperti yang dikeluhkan para ketua Pokmas (kelompok masyarakat). Kalau sudah diajukan pokmas langsung kami sampaikan ke bupati melalui sekda dan asisten satu,” kilahnya.
Menurut sejumlah ketua Pokmas, pencairan dana termin kedua sangat lambat sehingga pelaksanaan pekerjaan tertunda. “Saya suruh pekerjanya berhenti jika dana belum ada,” kata Pitoyo, ketua Pokmas Bogatama.
Pada kesempatan itu, wakil bupati didampingi kepala BPMPK Tuba Hamami Ria, Kabid Pemerintahan Kampung Suhardi, camat Penawartama dan sejumlah pejabat lain.
Monitoring diawali dari Kampung Dwimulyo, Sidomulyo, Tritunggal Jaya, Bogatama dan Pulau Gadung serta sejumlah kampung lain.
Di setiap kampung, wakil bupati berdialog dengan warga yang sedang bergotong royong sebagai bentuk swadaya dalam pelaksanaan program GSMK. Heri yang juga mantan wartawan sebuah surat kabar harian ini dengan ramah warga yang sedang bergotong royong.
Di setiap kampung, monitoring hanya berlangsungsekitar setengah jam dan bupati berpesan kepada ketua Pokmas (kelompok masyarakat) melaksanakan program GSMK dengan baik agar dapat bertahan lama.
Sehari sebelumnya, Hamami Ria, mengatakan sudah 84 kampung yang telah mencairkan dana GSMK termin kedua. Sedangkan sisanya sedang dalam proses dan beberapa kampung belum mengajukan.
“Untuk Kecamatan Penawar Tama (14 kampung) dan Gedungaji Baru (9 kampung) semua kampung sudah mencairkan dana termin kedua,” terangnya.
Dia membantah terjadinya keterlambatan pencairan dana termin kedua seperti yang dikeluhkan para ketua Pokmas (kelompok masyarakat). Kalau sudah diajukan pokmas langsung kami sampaikan ke bupati melalui sekda dan asisten satu,” kilahnya.
Menurut sejumlah ketua Pokmas, pencairan dana termin kedua sangat lambat sehingga pelaksanaan pekerjaan tertunda. “Saya suruh pekerjanya berhenti jika dana belum ada,” kata Pitoyo, ketua Pokmas Bogatama.

No comments:
Post a Comment